Moderasi Beragama: Pengaruh Pemahaman Moderasi Beragama Terhadap Persepsi dan Perilaku Toleransi Pada Siswa SMK

Penulis

  • Muhammad Safari Ariga IAIN Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.52048/inovasi.v18i2.523

Kata Kunci:

Pemahaman Moderasi Beragama, Persepsi Toleransi, Perilaku Toleransi

Abstrak

Dilatar belakangi oleh kondisi Siswa SMK Subur Insani heterogen dari suku dan agama, semua siswanya laku-laki, serta belum ada kasus moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan mengkaji: 1) Tingkat pemahaman moderasi beragama dikalangan pelajar; 2) Tingkat persepsi siswa terhadap toleransi; 3) Tingkat perilaku toleransi siswa; 4) Pengaruh pemahaman siswa terhadap moderasi beragama terhadap persepsi siswa terhadap toleransi; 5) Pengaruh pemahaman siswa tentang moderasi beragama terhadap perilaku toleransi siswa di SMK Subur Insani Sambas. Prosedur penelitian menggunakan kuantitatif, responden berjumlah 66, namun hanya 55 siswa yang mengisi angket. Data dikumpulkan menggunakan angket pemahaman moderasi beragama, angket persepsi toleransi dan angket perilaku toleransi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan statistik. Temuan penelitian ini: 1) Tingkat pemahaman moderasi beragama siswa sangat tinggi n = 85,80%; 2) Tingkat persepsi toleransi siswa sangat tinggi n = 91,91%; 3) Tingkat perilaku toleransi siswa sangat tinggi n = 91,10%; 4) Pemahaman moderasi beragama (X) mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel persepsi toleransi (Y1) dilihat dari Hasil uji statistik diperoleh thitung > ttabel yaitu 8,467 > 1,67412; 5) Pemahaman moderasi beragama (X) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel perilaku toleransi (Y2) pada siswa SMK Subur Insani Sambas dilihat dari uji statistik menunjukkan thitung > ttabel yaitu 5,247 > 1,67412.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-11-07

Cara Mengutip

Ariga, M. S. (2024). Moderasi Beragama: Pengaruh Pemahaman Moderasi Beragama Terhadap Persepsi dan Perilaku Toleransi Pada Siswa SMK. Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan, 18(2), 120–136. https://doi.org/10.52048/inovasi.v18i2.523